Kita pasti tahu dalam setiap cerita nenek sihir bisa dipastikan ada“kucing hitam”-nya. Menjelang malam Hallowen tahun ini, simbol kucing hitam dijual dalam bentuk boneka kecil atau gantungan kunci di berbagai penjualan accessories. Mengapa kucing hitam selalu dikaitkan dengan dunia sihir atau magic ?

Ini bermula dari sejarah di jaman Babylonia kuno saat kucing hitam dipersembahkan dalam upacara ritual untuk dibakar bersama sesaji lainnya. Mitos ini timbul karena ada seekor kucing hitam yang tidur ditengah-tengah seekor ular dengan pulasnya, pada saat itu ular merupakan lambang dari kejahatan.

Pemahaman ini terus berkembang hingga abad pertengahan :

  • Di Inggris dan Jepang, jika kucing hitam melewati jalan setapak dekat rumah, dipercayai keberuntungan akan menimpa di pemilik rumah.
  • Di Amerika Serikat dan sebagian negara Eropa. Di Jerman, jika ada kucing hitam melompat ke tempat tidur orang yang terbarik sakit, dipercayai kematian akan datang.
  • Di Cina, jika datang kucing hitam yang kedatangan akan terkena penyakit.
  • Di Italia, jika ada kucing mengeong, itu berarti alamat baik bagi yang mendengarnya.
  • Di Jerman, ada kepercayaan bahwa apabila ada seekor kucing hitam yang lompat ke tempat tidur orang sakit, kematian akan datang pada orang yang sakit itu. Lain lagi dengan kepercayaan orang Normandia, mereka percaya apabila dalam perjalananmu melihat seekor kucing hitam yang sedang menyeberang di tengah bulan purnama, mereka percaya kamu akan terserang suatu epidemik.
  • Di Firlandia, masyarakat di sana percaya bahwa kucing hitamlah yang membawa jiwa manusia ke alam baka. Di China, kehadiran seekor kucing hitam merupakan pertanda bahwa mereka akan terkena penyakit atau akan jatuh miskin.

 

 

Ceritanya sedikit berubah ditempat lain :

  • Di India, jiwa yang bereinkarnasi dapat dibebaskan dengan melempar kucing hitam ke api. Ada satu legenda dari Bengali bahwa ada seorang wanita yang dapat merubah jiwa manusia menjadi seekor kucing hitam, dan setiap kucing hitam yang disakiti akan menyakiti wanita itu juga.
  • Masyarakat Celts percaya bahwa kucing hitam dapat memprediksi masa depan. Druids pada masa Inggris kuno percaya bahwa kucing merupakan jelmaan seseorang yang berbuat jahat di masa lalunya kemudian di hukum menjadi seekor kucing hitam.
  • Ada juga kepercayaan lain, yang mengatakan bahwa kucing hitam ini merupakan salah satu penyamaran para penyihir. Walaupun tidak ada saksi yang pernah menyaksikan ada penyihir yang berubah menjadi seekor kucing hitam atau seekor kucing hitam yang berubah menjadi seorang penyihir, tetapi

mereka mengatakan bahwa suatu hari mereka menyakiti seekor kucing hitam dan kucing hitam itu terluka, dan keesokaan harinya mereka menemukan luka yang sama ditempat yang sama kucing itu terluka pada seorang wanita.

 

Kepercayaan lain mengatakan bahwa kucing hitam adalah partner para penyihir untuk menyelesaikan their evil deeds. Mereka akan terbang dengan sapu lidi mereka dan mulai membuat keributan tetapi kepercayaan yang satu ini diakhiri dengan memberikan mereka permen-permen yang manis untuk mengantisipasi para penyihir itu agar tidak membuat keonaran.

REFERENSI