Kewirausahaan adalah suatu kemampuan yang kreatif dan inovatif yang dijadikan sebagai dasar sumber daya, tujuan, kiat, ataupun proses untuk menciptakan sesuatu yang baru, berbeda, dan memiliki nilai tambah dengan mengambil keberanian menghadapi resiko.Sejarah kewirausahaan dibagi dalam beberapa periode, yaitu periode awal adanya kewirausahaan hingga sekarang. Berikut ini rangkuman sejarah kewirausahaan yang terbagi dalam beberpa periode tersebut.

Periode awal

Sejarah kewirausahaan dimulai dari periode awal yang dimotori oleh Marcopolo. Dalam masanya, terdapat dua pihak yakni pihak pasif dan pihak aktif. Pihak pasif bertindak sebagai pemilik modal dan mereka mengambil keuntungan yang sangat banyak terhadap pihak aktif. Sedangkan pihak aktif adalah pihak yang menggunakan modal tersebut untuk berdagang antara lain dengan mengelilingi lautan.

Abad pertengahan

Kewirausahaan berkembang di periode pertengahan. Pada masa ini wirausahawan dilekatkan pada aktor dan seorang yang mengatur proyek besar. Mereka tidak lagi berhadapan dengan resiko namun mereka menggunakan sumber daya yang diberikan, (biasanya diberikan oleh pemerintah). Tipe wirausahaawan yang menonjol antara lain orang yang bekerja dalam bidang arsitektural.

Abad 17

Pada abad ke-17, seorang ekonom “Richard Cantillon”, menegaskan bahwa seorang wirausahawan adalah seorang pengambil resiko, dengan melihat perilaku mereka yakni membeli pada harga yang tetap namun menjual dengan harga yang tidak pasti. Ketidakpastian inilah yang disebut dengan menghadapi resiko.

Abad 18

Pada abad ke-18, seorang wirausahawan tidak dilekatkan pada pemilik modal, tetapi dilekatkan pada orang-orang yang membutuhkan modal. Wirausahawan akan membutuhkan dana untuk memajukan dan mewujudkan inovasinya. Pada masa itu dibedakan antara pemilik modal dan wirausahawan sebagai seorang penemu.

Abad 19 dan 20

Pada abad ke 19 dan 20, wirausahawan didefinisikan sebagai seseorang yang mengorganisasikan dan mengatur perusahaan untuk meningkatkan pertambahan nilai personal. Pada abad 20, inovasi melekat erat pada wirausahawan.

 

Sumber :